Destinasi

10 Destinasi terbaik berkunjung di desa - desa wisata Bali

On 31 March 2017 - 10:54am

Bali nyaris tak pernah sepi. Wisatawan datang dan pergi disetiap harinya. Bali bukan sekadar pantai. Banyak objek wisata menarik lain di Pulau Dewata, termasuk desa wisata. Ada banyak desa wisata yang dikembangkan oleh Pemerintah Provinsi Bali yang tersebar di 8 kabupaten dan kamu bisa explore keindahan di tiap sudutnya.

Ngomongin tentang Desa yang kamu bayangkan pasti budaya dan identik tradisinya, kan!!, nah sekarang waktunya kamu bisa nambah nambah pengetahuan tentang sejarah dan budaya asli Bali.

Masih belum memutuskan keberangkatan? Mending baca dulu kilasan 10 desa wisata terbaik di Bali yang wajib masuk di daftar liburan kamu berikut :

1. Desa Batu Bulan

Mau lihat seni pahat patung yang terkenal di Bali!! Desa Batu bulan adalah destinasi yang selalu diasosisasikan oleh para wisatawan baik lokal maupun asing untuk melihat seniman – seniman pahat patung dengan bahan dasar batu alam, bahkan kamu bisa belajar langsung tinggal mampir dan melihat-lihat. Biasanya para pemahat bekerja di bawah pohon rindang di dekat galerinya dengan lusinan hasil karyanya. Menarik bukan !!

Tari Barong

Jangan hanya terkesima dengan seni pahat patungnya saja, kamu juga bisa menyaksikan langsung para seniman tari Barong yang biasanya dipentaskan di waktu pagi sekitar pukul 09.30 dan tarian Kecak yang dipentaskan pada pukul 18.30 yang diiringi nuansa musik gamelan yang ditabuh secara serempak nan merdu dan berlangsung selama satu jam setiap harinya, jadi jangan sampai terlewatkan. Desa Batubulan menjadi spesial karena letaknya yang satu jalur dengan Ubud dan Kintamani. Jadi, kalau mau ke Ubud atau ke Kintamani, bisa sekalian mampir kesini juga.
 

2. Desa Celuk

Inilah tempat surganya kerajinan perak yang dimiliki pulau Dewata. Desa celuk sebuah desa dengan hasil produksi seni kerajian perak yang tersohor sehingga menjadi objek wisata yang mulai dikenal di Bali. Kamu bisa memesan langsung sesuai model yang kamu inginkan atau memilih yang sudah dipajang di etalase bahkan melihat langsung proses pembuatannya.

Pengerajin Perak di Desa Celuk

Jika kamu berkunjung bulan Agustus, mungkin itu waktu yang tepat, karena diadakannya Celuk Jewelry Festival yang siap memanjakan mata anda dengan jutaan kerajinan perak yang glamour nan menyilaukan mata beserta para senimannya tumpah ruah dijalan saling menyombongkan hasil karyanya ke para wisatawan yang berkunjung. Bali memang layak sebagai pasar internasional dengan jutaan aspek keindahannya.
 

3. Desa Mas

Selamat datang di Kabupaten Gianyar yang dikenal sebagai bumi seni, akan selalu menjadi destinasi terbaik untuk kalian yang mencintai kesenian Bali dan penikmat tradisi budaya asli Bali. Nah!!! bicara tentang bumi seni, Bali tidak akan pernah kehabisan tempat untuk memikat hati para pelancong negeri salah satunya di Desa Mas ini, dijamin nuansa kesenian tradisi purbakala yang terlihat masih hidup sangat tersirat dari macam-macam karakter topeng yang dibuat oleh tangan-tangan pengukir warisan budaya bakal muasin liburan kalian.

Pengrajin kayu khas Bali

Tidak ke Bali namanya jika tidak menyempatkan untuk berbelanja, pastikan debit anda unlimited ya!!! Masyarakat Desa Mas juga menawarkan beragam topeng untuk hiasan dinding atau pahatan patung dengan bentuk para dewa dengan harga terendah, skill menawar sangat diperlukan disini. Jangan hanya beli patungnya saja, sejarah dari tiap ukirannya harus kamu tanyakan juga ya lumayan nambah ilmu dan pengetahuan juga.
 

4. Desa Peliatan

Italia boleh punya Pablo Picasso, jangan salah Indonesia juga punya lusinan seniman dengan Karya seni dalam bidang lukisan yang tidak kalah eksotis juga dan hal itu hanya bisa kamu lihat didesa Peliatan Bali yang kurang lebih 20 menit dari kota Gianyar. Yakin hanya melihat saja? Bule-bule saja beli kok, masak kamu hanya terpaku terdiam dan tak melakukan apa-apa.Sentuhan modernisasi yang menurut sejarah dibawa oleh seniman R. Bonnet yang sempat datang dan menetap di Ubud dengan waktu yang cukup lama membuat lukisan yang terpampang rapi disepanjang jalan desa Peliatan memiliki nilai jual yang banyak diminati oleh wisatawan mancanegara.

Ogoh-ogoh khas Bali

Dan buat kamu yang kurang mengerti makna lukisan, jangan buru-buru untuk pulang yaa !!! pilihan untuk belajar seni tari dengan para expert Bali bisa jadi alternatif liburan kamu saat berkunjung didesa peliatan. The right man in the right time istilah itu sepertinya perlu, jika kamu datang di bulan yang tepat maka akan ada Parade Pelagon Putri dengan puluhan ogoh-ogoh setinggi 25 m diarak keliling desa dan kamu bisa ikutan gabung juga kok.
 

5. Desa Jatiluwih

Yakin, Bali hanya punya pantai dan air terjun? Thought it again. Suasana pedesaan dan panorama pemandangan terasering mungkin menjadi pilihan tempat terbaik kamu untuk rehat sejenak dari segala kesibukan yang membelenggu waktu liburanmu. Selain pemandangan sawah berteras, kamu juga dapat menikmati pemandangan sungai, pura, atau rumah-rumah penduduk yang masih sederhana ditambah para petani yang lalu lalang menggendong cangkulnya. Percaya deh!! Suasana pedesaan benar-benar alami dan damai, yang hanya bisa kamu rasakan di objek wisata Jatiluwih Bali.

Pemandangan sawah Jatiluwih sebagai salah satu World Heritage UNESCO

Tradisi agraris yang sudah mendarah daging di desa Jatiluwih ini memantaskan UNESCO untuk ditetapkannya sebagai Warisan Budaya Dunia (WBD), Amazing, right!!! karena itulah kamu layak untuk sekedar berkunjung didesa ini terutama menghirup udara paginya yang khas. Tidak perlu sungkan untuk bertanya ke penduduk sekitar, apa itu Tri Hita Karana dan kamu akan terdiam dan terdetak kagum seketika mendengar filosofi konsep pertanian Desa Jatiluwih.
 

6. Desa Kertalangu

Bicara tentang Bali pasti pemikiran pertama kita adalah keeksotisan budayanya dengan nuansa pedesaan yang tidak kalah menarik dibandingkan pantainya. Desa Kertalangu (Cultural Village) memiliki  Gong Perdamaian Dunia (World Peace Gong) yang dikelilingi patung tokoh-tokoh dunia cocok untuk kamu yang suka berfoto dengan salah satu trandmark di Bali.

Tampak dari dekat Gong Perdamaian Dunia, foto oleh Peter F

Tidak hanya itu hadiah yang kamu dapat di Desa Kertalangu, kejenuhan mata memandang suasana bangunan yang berdiri di daerah perkotaan serta polusi yang tinggi, menjadikan Desa Budaya Kertalangu sebuah pilihan destinasi untuk rekreasi bagi kamu yang suka outbond, memancing diatas bale bengong atau sekedar berjalan santai sambil menunggang kuda. Nah, jika kamu senang joging dengan track kayu sepanjang 4 Km disebelah timur merupakan jalur yang wajib kamu pilih, sebab sawah yang terbentang membuat suasana olah raga kamu menjadi ringan dan menghirup oksigen tak terbatas secara gratis.
 

7. Desa Pinggan

Bila ingin mengunjungi salah satu desa terdekat dengan Gunung Batur dan Danau Batur dengan udara segar, serta suhu udara berkisar 21 derajat celcius di siang hari. Suhu udara disini hampir sama seperti suhu udara di daerah tempat wisata Bedugul, intinya sama-sama berhawa dingin. Kawasan ini bisa diakses kurang lebih 2 jam dengan kendaraan bermotor atau sekitar 79,9 kilometer dari Bandara Udara Ngurah Rai menjadi objek wisata yang wajib kamu kunjungi dan jangan sampai terlewatkan.

Panorama Gunung & Danau Batur, foto oleh Jessy Eykendorp

Kawasan Danau Batur sendiri sudah ditetapkan sebagai Global Geopark Network atau Taman Bumi oleh UNESCO. Di sini kamu bisa sekaligus belajar tentang berbagai satwa endemik dan bebatuan serta hal-hal yang berkaitan dengan Taman Bumi. Nah bagi kamu yang suka dengan wisata alam dan sudah bosan dengan pantai, ayo segera buat rencana untuk mengunjungi Desa Kintamani. Dijamin kamu tidak akan melupakan tempat yang luar biasa indah ini! Don’t just dream, Book now!!!

Sunrise Gunung Batur, foto oleh Phil Buckle

8. Desa Penglipuran

Berada di Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli, Desa Penglipuran dapat ditempuh selama kurang lebih 1 jam dari Ubud. Panglipuran atau berarti mengingat tanah leluhur menampilkan kawasan masyarakat tradisional yang apik dan cantik. Kamu akan dikejutkan dengan tempatnya yang bersih dan penuh sentuhan alam.

Pemandangan Desa Penglipuran

Uniknya lagi kamu akan melihat di sepanjang jalan desa ini semua dengan model yang sama dar arsitektur, gaya, dan penataannya yang terbilang cukup klasik. Oleh karena itu saat berada di desa ini kamu akan menemukan jalan besar dengan penataan letak batu-batu yang cantik dan apik serta perawatan lahan hijau di berbagai sudut. Bahkan jalan utama desa tidak boleh dilintasi kendaraan beda sekali dengan kota kamu pasti macet dimana-mana.
 

9. Desa Munti Gunung

Spirit New Bali istilah tersebut sedang menjadi headline di Bali karena perkembangan desa-desa wisata di Bali yang begitu luar biasa, mungkin kamu belum pernah dengar dimana itu Desa Munti Gunung. Jelas saja, desa ini baru diresmikan menjadi desa wisata di akhir tahun 2016 ini, persiapkan itinerary kamu untuk mengunjungi desa ini.

Trekking di Desa Munti Gunung

Background dari kampung ini cukup mengkhawatirkan dahulunya karena desa ini terkenal dengan sebutan desa para pengemis tapi pemerintah pusat menyulapnya menjadi tempat yang wajib ada di daftar list liburan kamu. Kawasan lereng Gunung Batur menjadi sarana untuk ke desa ini dan pastinya siapkan tenaga ekstra untuk berkeringat dengan melalui jalan yang sedikit menanjak dan kontur tanah yang gersang, untuk anda yang suka trekking tempat ini sangat cocok untuk menyalurkan rasa penasaran anda dan pastikan membawa persedian air minum yang cukup. 
 

10. Desa Tenganan

Jika kamu sedang berwisata ke daerah timur Bali, jangan lupa untuk berkunjung ke Desa Tenganan di Karangasem. Keindahan daerah Bali Timur memang sudah terkenal di kalangan wisatawan, begitu pula keindahan Desa Tenganan. Keindahanya terlihat dari banyaknya lahan hijau yang masih asri dan tertata rapi. Faktanya, desa ini memiliki peraturan untuk melarang penebangan pohon sehingga kamu akan melihat banyak hutan-hutan kecil di kisaran wilayah ini.

Gadis Tenganan mengenakan kain tenun gringsing
Tradisi perang pandan, foto oleh Try Wira

Selain itu, kamu juga dapat menemukan kain tenun gringsing yang menjadi salah satu mata pencaharian masyarakat Desa Tenganan. Atau kamu sekedar melihat Perang Pandan yang dilakukan oleh para pemuda setempat, dan yang namanya perang akan ada yang berdarah tapi hal tersebut sudah menjadi tradisi dan nantinya akan diobati dengan ramuan tradisional, asal kamu tau hal tersebut dilakukan dengan suka cita tanpa adanya dendam.

Bicara tentang Bali, kalau bukan tempat wisata dan kearifan budaya lokal wisatanya apalagi coba? Butuh tiket pesawat atau book hotel, come to join with us hanya klik Halotour.com dijamin semua bakal mudah kok !!!. kita bakal kasih destinasi Desa wisata yang terbaik di Bali khusus buat kamu.