Festivals

10 Spot-Spot Tercantik untuk Menikmati Bunga Sakura di Jepang

On 29 December 2016 - 9:17am

Momen yang paling ditunggu-tunggu di Jepang yaitu musim semi sudah hampir tiba. Sudah waktunya buat kamu untuk segera selesaikan soal tiket pesawat dan hotel. Eits, tapi jangan sampai lupa siapkan itin juga supaya waktu liburanmu nggak terbuang percuma. Dengan begitu kamu bisa mengunjungi tempat-tempat terbaik di Jepang yang nggak hanya menyajikan si cantik sakura, tapi juga pemandangan lain yang membuatnya makin eksotis.

Tau tidak bunga sakura di Jepang sebenarnya sudah mulai mekar di awal tahun? Biasanya, sakura akan muncul pertama kali di kepulauan Okinawa bulan Januari dan kemudian akan menyebar ke area sentral (termasuk Kyoto dan Tokyo) di akhir bulan Maret atau awal April. Sementara Hokkaido mendapat jadwal terakhir yaitu di awal bulan Mei.

Nah, bagi kamu yang belum memutuskan kapan akan berangkat atau bahkan mau marathon berburu sakura. Ada baiknya simak dulu waktu dan spot terbaik untuk menikmati sakura di Jepang berikut:

 

Nakijin Castle, Okinawa (Akhir Januari)

Perjalan beburu sakura bisa kamu mulai di Okinawa tak lama setelah kamu merayakan tahun baru. Saat di daerah Kyoto dan Tokyo sedang dingin-dinginnya, di Okinawa malah sebaliknya. Hangat matahari mulai terasa di bulan Januari dan satu persatu, kelopak sakura mulai mekar, menutup Okinawa sepenuhnya dengan warna merah muda cerah.


Nakijin castle ruin at spring night


 

Jika yang kalian tahu sakura cuma berwarna pink pucat, tampaknya kalian memang harus datang ke Okinawa. Kenapa? Karena di sana, kalian akan melihat jenis sakura yang tak akan kalian temui di tempat lain di Jepang. Kelopaknya lebih kecil berbentuk seperti lonceng dan warnanya pun cenderung pink kemerahan.

 

Untuk pengalaman terbaik menikmati sakura, datang saja ke situs reruntuhan Istana Nakijin di ujung utara pulau utama Okinawa. Dua minggu selama musim sakura, situs warisan budaya UNESCO ini akan buka hingga malam. Dengan nyala lilin di sepanjang tangga menuju gerbang utama dan lampu warna-warni di tiap sudut, menikmati sakura di sini tak sekedar mengagumi keindahan bunganya tapi juga meresapi suasana nostalgic yang akan membuat kamu makin menghargai tempat bersejarah ini. 

 

Shinjuku Gyoen, Tokyo (Awal April)

Kalau kepulauan Okinawa terlalu jauh dari jangkauanmu, menikmati sakura di Tokyo bisa juga jadi alternatif. Meskipun metropolitan ini lebih terkenal dengan gedung-gedung pencakar langitnya, kamu masih  bisa kok menemukan sejumlah area terbuka yang asik buat piknik. Salah satunya adalah Shinjuku Gyoen, taman terluas dan spot paling damai di Tokyo untuk menikmati hanami party (piknik di bawah pohon sakura).


this park is famous hanami spot in Japan


 

Taman ini memiliki luas 58,3 hektar dan ada lebih dari 1500 pohon sakura yang menghiasinya. So, jangan takut suasana akan terlalu ramai dan kamu nggak bisa menikmati keindahan sakura dengan tenang, ya. Pemandangan akan terasa lebih santai berkat adanya taman bergaya tradisional Jepang dengan kolam luas berhiaskan pulau-pulau kecil serta jembatan. Well, tak perlu tergesa, habiskan waktu selama mungkin di sana sambil makan sushi selagi musim sakura masih belum berakhir, ya.

 

Akagi Senbonzakura, Prefektur Gunma (Pertengahan April)

Dari Tokyo, kita beranjak ke prefektur Gunma yang jaraknya hanya 2 jam perjalanan menuju arah barat laut. Tapi spot cantik untuk menikmati sakura bukan berada di pusat kota, melainkan di kaki gunung Akagi yang berlokasi di ujung utara Gunma. Naiklah hingga setengah dari ketinggian gunung dan kamu pun akan menemukan sebuah tempat bernama Akagi Senbonzakura.


popular sakura viewing spot in mount akagi


 

Di musim semi, area terbuka ini akan berubah menjadi surga dunia. Bagaimana tidak, 1000 lebih pohon sakura berjajar sejauh 2 kilometer membentuk terowongan sepanjang jalan taman. Lalu di sebelahnya, taman Miyagi Senbonzakura no Mori membentang seluas 6000 m2 , mempercantik pemandangan dengan hamparan pepohonan hijau segar serta bunga-bunga berwarna pink cerah, putih dan kekuningan.

 

Dengan kombinasi warna alam seindah ini, tak heran jika Akagi Senbonzakura adalah spot melihat sakura andalan di Gunma dan juga menjadi salah satu yang terbaik di seantero Jepang. So, masih mikir tempat ini worth it atau tidak?

 

Philosopher’s Path, Kyoto (Awal April)

Siapa sangka di tengah padatnya area perumahan di kota Kyoto, ada sebuah jalan setapak yang populer saat musim semi? Namanya Philosopher’s Path, memanjang sejauh 2 kilometer dari Kuil Ginkakuji (Silver Pavilion) hingga ke kuil Nanzenji.


philosopher's path is famous attraction in Osaka


 

Kamu dijamin nggak akan bosan dan capek selama perjalanan karena di kanan kiri jalan tak hanya pohon sakura yang tumbuh lebat tapi juga phon maple dan camellia. Kanal dan rumah-rumah tradisional Jepang yang berada di sepanjang jalan pun akan menambah kesan santai selama kamu menikmati pemandangan.

 

Cerita latar belakang penamaan jalan pun menambah daya tarik Philosopher’s Path. Julukan unik tersebut didapat karena dahulu jalan ini digunakan oleh philosopher terkenal Nishida Kitaro sebagai tempat meditasi favoritnya. Nah, jadi kalau kamu sudah capek jalan, kenapa nggak coba meditasi di sana seperti sang maestro?

 

Kawazu Sakura, Semenanjung Izu (Akhir Februari – awal Maret)

Sebelum merambah ke Tokyo dan Kyoto, bunga sakura di pulau Honshu lebih dahulu mekar di Kawazu, area pesisir di semenanjung Izu. Spot utama yang paling populer adalah di sepanjang sungai yang mengalir sepanjang 4 kilometer membelah kota. Di tempat ini juga Festival The Kawazu Cherry Blossom berpusat.


kawazu sakura during cherry blossom time


 

Hampir setengah bulan, sungai ini akan ramai oleh pengunjung yang ikut merayakan festival. Sambil  menikmati snack Jepang yang dijual selama acara, kalian bisa duduk di tepi sungai sambil menikmati pemandangan sakura dan landskap perbukitan yang membentang di keseluruhan area kota.

 

Osaka Castle, Osaka (Awal April)

Siapa sih belum pernah dengar tentang Istana Osaka. Ikon kota Osaka ini adalah salah satu dari tiga istana termegah di Jepang yang menampilkan arsitektur khas, kolam serta area taman yang sangat luas. Keseluruhan area menempati lahan seluas 60.000 m2 dan dihiasi tak kurang dari 4000 pohon sakura. Bisa dibayangkan ya bagaimana indahnya istana ini ketika musim semi tiba?


osaka castle lawn


 

Kalau kalian ingin yang lebih santai, piknik di Nishinomaru Garden di sisi barat istana akan menjadi pilihan tepat. Sambil bercengkerama dengan orang-orang terdekat, kamu akan bisa merasakan suasana musim sakura khas Jepang ditemani pemandangan Istana Osaka dari kejauhan. Sebuah momen yang layak untuk dikenang.

 

Okawa Riverside, Osaka (Awal April)

Tak jauh dari Istana Osaka ke arah utara, ada satu lagi spot asik untuk menikmati sakura. Tapi kali ini bukan dengan cara jalan santai atau piknik, melainkan memandanginya dari atas kapal pesiar mini yang melaju sepanjang sungai Okawa.


okawa lake river cruise


 

Mengalir sepanjang perbatasan antara area Miyakojima dan Kita, naik kapal ini kamu bisa langsung merangkum sejumlah spot sakura terbaik di Osaka sekali jalan. Dari keberangkatan, kamu sudah akan disuguhi deretan sakuran yang melambai-lambai di sepanjang tepian Kema-Sakuranomiya Park. Lalu lanjut menuju Osaka Mint Bureau yang terkenal dengan 100 jenis sakuranya dalan satu area.

 

Asiknya lagi, kamu juda sudah bisa melihat-lihat bangunan dari periode Meiji di Osaka dari kejauhan termasuk museum Zohei dan Sempukan yang dahulu berfungsi sebagai rumah penginapan para tamu Mint Bureau. Jadi bisa dibilang, menyelam sambil minum air kan?

 

Kakunodate-matchi, Akita (Akhir April – Awal Mei)

Saksikan pemandangan tak biasa berupa kombinasi antara bunga sakura dan budaya suku Samurai di sebuah desa tradisional yang tenang bernama Kakunodate. Inilah satu-satunya tempat di Jepang dimana kamu bisa menyusuri cerita dan sejarah para Samurai langsung di rumah-rumah peninggalan mereka.


kakunodate samurai village


 

Saat musim semi tiba, Kakunodate akan semakin mengesankan dengan pepohonan sakura berjenis weeping tree yaitu sakura berbatang sulur yang merunduk hingga ke tanah, salah satu jenis yang jarang di temui. Pohon ini menghiasi tiap halam rumah di desa samurai ini dan akan semakin memberikan sensasi klasik pada liburanmu di Kakunodate.

 

Jika ingin suasana yang sedikit lebih manis, berjalanlah menuju arah barat di mana kamu akan menemukan sungai Hinokinai yang dibatasi oleh ratusan pohon sakura di tepiannya. Hirup udara segarnya dan nikmatilah suara gemericik air sembari mengagumi kecantikan si bunga ikonik tersebut.

 

Saitobaru Kofungun, Miyazaki (Awal-Akhir Maret)

Beranjak ke Kyushu, pulau utama Jepang yang berlokasi paling barat, kamu akan menemukan sebuah situs makam tua dari periode sebelu masehi hingga abad pertengahan. Bernama Saitobaru Kofungun, tempat ini berupa tanah lapang yang ditumbuhi pepohonan dan tanaman lain yang berubah warna berdasarkan musim. Dan di musim semi, area ini akan didominasi dua warna kontras, merah muda dan kuning terang.


colorful landscape in Saitobaru Kofungun


 

Hal ini dikarenakan bersebelahan dengan deretan sakura, ada hamparan brocollini Jepang yang tumbuh subur seluas mata memandang. Sementara dari kejauhan, warna hijau dari perbukitan Miyazaki terkesan sejuk dan segar. Ada sekitar 300 situs makam di tempat ini dengan bentuk menyerupai bukit. So alih-alih terkesan seram, Saitobaru Kofungun justru terlihat fotogenik untuk background foto kenanganmu selama di Jepang.

 

Danau Kawaguchi, Yamanashi (Akhir April)

Spot terakhir tapi bisa dibilang yang paling unforgettable adalah danau Kawaguchiko di prefektur Yamanashi. Danau ini adalah salah satu dari lima danau di Jepang yang terletak di kaki gunung Fuji. So, bisa ditebak kan highlight utamanya apa? Sembari jalan santai menyusuri tepi pantai, kamu bisa menikmati tiga keindahan sekaligus – sakura, danau yang tenang dan gunung Fuji yang legendaris.


spectacular view of Kawaguchiko lake in spring


 

Kalau ingin lebih berkesan, bisa kok naik kapal yang akan membawamu berkeliling sekitar danau. Atau jika sedang berburu gambar cantik untuk diabadikan, coba datang ke semenanjung Ubuyagasaki yang berlokasi tepat di samping jembatan Kawaguchiko Ohashi. Dan sebelum beranjak pergi, lebih baik nikmati piknic lunch di Nagasaki Park yang terletak di tepi danau.

 

JIka kamu hitung secara keseluruhan, spot sakura di Jepang jumlahnya ada ratusan. Tapi nggak mungkin kan mendatangi semuanya? So, datang aja ke sepuluh destinasi recommended yang sudah Halo Tour pilihkan. UNtuk pengalaman lebih berkesan, yuk gabung di paket tur Jepang Halo Tour.